Tentang Kami Program Studi Fasilitas Layanan Kehidupan Kampus Direktori Akademik Event Kontak

Ciptakan Vetfus: Infus Berbasis Digital untuk Hewan, Mahasiswa SKHB IPB University Raih Emas pada PIMNAS 34

Vetfus merupakan inovasi yang dikembangkan oleh tim PKM SKHB IPB untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh praktisi ketika memberikan terapi infus pada hewan. Perangkat Vetfus bekerja menggunakan teknologi digital dengan berbasis pada Internet of Things yang disematkan pada hewan menggunakan rompi khusus. Sistem aliran cairan infus pada perangkat ini tidak bergantung pada gravitasi sebagaimana sistem infus konvensional. Oleh karena itu apabila posisi kantung infus berada lebih rendah dari titik pemberian infus, sistem masih dapat bekerja. Kantung infus tidak lagi perlu diletakkan pada posisi yang lebih tinggi dan dapat diletakkan di rompi khusus yang disematkan pada badan hewan. Inovasi ini dikembangkan untuk menjawab permasalahan yang ada yaitu hewan yang diinfus menjadi sangat terbatas gerakannya karena kantung infus yang harus selalu digantung. Sistem pemberian cairan yang dikembangkan pada perangkat Vetfus berupa system pompa otomatis dan kontrol jarak jauh menggunakan konsep Internet of Things.

Vetfus dilengkapi dengan sensor untuk mendeteksi adanya darah yang masuk ke dalam selang infus sehingga dapat memberikan notifikasi real time bagi perawat hewan. Selain itu, Vetfus juga mampu untuk mengukur jumlah cairan infus yang telah diberikan dan dimonitor secara real time melalui smartphone. Dari inovasi ini, tim PKM juga menjelaskan potensi Vetfus dikembangkan untuk jenis hewan lain sehingga pemberian infus pada hewan menjadi lebih mudah, aman, dan presisi. Melalui ide kreatif ini, tim PKM SKHB IPB yang beranggotakan Afif, Hasnah, Nurmasari, dan Masfufah yang dibimbing oleh Dr. drh. Ridi Arif berhasil merebut juara pertama poster setara medali emas pada PIMNAS 34 tahun 2021.

Manfaat PKM bagi mahasiswa antara lain mengasah kreativitas, mengasah menulis dan menyampaikan serta menuangkan ide, mendapat pengalaman, mendapat pengakuan, dan mendapat dan yang paling besar manfaatnya ialah menjadi lulusan yang unggul, kompetitif, adaptif, fleksibel, produktif, berdaya saing dengan karakter Pancasila, sehingga dapat membantu membangun Indonesia atau daerah setempat melalui ide-ide kreatif yang dimiliki. Dalam membuat PKM, yang harus mahasiswa lakukan apabila tidak memiliki ide kreatif dapat melakukan ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi). Ide-ide PKM tidak harus yang rumit, cukup yang sederhana, sesuai isu global yang terjadi sekarang, dan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Luaran yang berjudul Vetfus: Rancang Bangun Rompi Infus Portable untuk Hewan Peliharaan Berbasis Digital menghasilkan beberapa luaran berupa catatan harian, laporan kemajuan, laporan akhir, dan prototipe fisik (produk dari PKM-KC). Capaian yang ditempuh yaitu mendapatkan hak kekayaan intelektual berupa hak paten sederhana, artikel ilmiah yang dipublikasikan oleh Kemendikbud, dan penghargaan setara emas pada kategori penampilan poster.

Publikasi:

https://www.detik.com/edu/perguruan-tinggi/d-5792548/daftar-kampus-terbaik-pimnas-ke34-tahun-2021-ada-kampusmu