Dalam upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor serta mempercepat langkah menuju Indonesia Zero Rabies 2030, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menggelar Puncak Peringatan World Rabies Day (WRD) 2026.
Acara bertema “Satu Aksi untuk Rabies, Stronger Together” ini diselenggarakan secara hibrida (luring dan daring) pada Minggu, 27 September 2026, bertempat di Pelataran Kampus IPB Baranangsiang, Bogor, mulai pukul 06.30 hingga 13.30 WIB.
Surat undangan resmi dengan nomor B-18001/TU.020/F.4/09/2026 yang ditandatangani oleh Direktur Kesehatan Hewan, Drh. Hendra Wibawa, M.Si, Ph.D., mengundang jajaran menteri, instansi pemerintah pusat/daerah, akademisi, organisasi profesi, hingga mitra internasional untuk bersinergi mengatasi ancaman rabies melalui pendekatan One Health.
Salah satu agenda utama yang paling dinantikan adalah Sapaan Nasional “Serentak Vaksinasi Rabies”.
Melalui sambungan langsung (live connection), panitia menyapa dan memantau gerakan vaksinasi rabies massal secara serentak di RSH/klinik hewan, balai veteriner, balai karantina, puskeswan, hingga kampus-kampus kedokteran hewan di seluruh penjuru Indonesia.
Tak hanya itu, acara ini juga menjadi momen bersejarah dengan dilakukannya Pembacaan Deklarasi Jawa Bebas Rabies 2029 dan Indonesia Zero Rabies 2030 yang dipimpin langsung oleh Dirjen PKH bersama perwakilan kementerian/lembaga (Kemenko PMK, Kementan, Kemenkes, KLHK), Pemerintah Daerah, PDHI, akademisi, dan komunitas pencinta satwa.
Guna memberikan edukasi sekaligus layanan nyata bagi masyarakat dan hewan peliharaan, panitia menyiagakan 8 Zona Kegiatan Interaktif di area Pelataran Kampus IPB Baranangsiang:
– Zona 1 – Rabies Vaccination & Registration Center (Action Area): Layanan vaksinasi rabies massal gratis.
– Zona 2 – Free Veterinary Check-up (Action Area): Pemeriksaan kesehatan hewan gratis, cek kulit & gigi, serta konsultasi nutrisi bersama dokter hewan (Ask the Veterinarian).
– Zona 3 – Vitamin & Deworming Station (Action Area): Pemberian vitamin gratis (Healthy Dog Program) dan obat cacing (Worm-Free Dog Campaign).
– Zona 4 – Rabies Science & Laboratory Corner (Exhibition): Demonstrasi diagnostik cepat rabies, Rabies Science Corner, dan pameran inovasi veteriner.
– Zona 5 – One Health Education & Prevention Corner (Exhibition): Simulasi penanganan P3K gigitan anjing (I Got Bitten, What Should I Do?), Dog Bite Prevention Training, konsultasi Post-Exposure Prophylaxis (PEP), dan edukasi One Health.
– Zona 6 – Kids & Fun Area (Community Area): Area lomba mewarnai anak (My Healthy & Happy Dog), Rabies Escape Room, dan kuis layar interaktif.
– Zona 7 – Adoption & Animal Welfare Corner (Community Area): Edukasi kesejahteraan hewan serta stan adopsi.
– Zona 8 – Rabies Digital Command Center (Exhibition): Pameran Dasbor Rabies (Indonesia Rabies Map).
Peringatan ini turut mengundang pemangku kepentingan skala nasional dan internasional, termasuk perwakilan WHO, WOAH, FAO, Mission Rabies, CARE International, serta jaringan akademisi INDOHUN dan organisasi profesi seperti PDHI, ADHPHKI, ARSHI, ASOHI, PAVETI, hingga komunitas keselamatan hewan seperti JAAN.
Bagi masyarakat dan dinas di daerah yang tidak dapat hadir langsung di Bogor, panitia menyediakan fasilitas keikutsertaan secara daring melalui aplikasi Zoom.
Melalui gerakan bersama ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pencegahan rabies dapat meningkat pesat sehingga target Indonesia Bebas Rabies pada tahun 2030 dapat terwujud nyata.
(2026). Menuju Indonesia Zero Rabies 2030: Kementan Gelar Puncak World Rabies Day 2026 di IPB Baranangsiang Bogor. Diakses dari kabarindoraya.com.