Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University secara resmi memulai persiapan intensif untuk implementasi Kurikulum 2025 (K2025). Langkah ini ditandai dengan penyelenggaraan kegiatan “Pelatihan Pembuatan Modul/Skenario dan Sistem Evaluasi Pembelajaran” yang berlangsung pada 13-14 April 2026 di Hotel Papyrus Tropical, Bogor

Dekan SKHB IPB, Prof. Dr. Drh. Amrozi, dalam sambutannya menekankan pentingnya kehadiran dan partisipasi aktif seluruh elemen akademik dalam kegiatan ini guna memastikan kesiapan program studi menghadapi tantangan pendidikan masa depan.

Fokus pada Metode Blok dan Kurikulum Baru Pelatihan ini bertujuan untuk membekali staf pengajar dalam menyusun modul dan skenario pembelajaran menggunakan metode blok, yang akan mulai diterapkan pada Program Studi Sarjana Kedokteran Hewan mulai Tahun Ajaran 2026/2027. Penggunaan metode blok ini diharapkan dapat menciptakan sistem pembelajaran yang lebih terfokus dan terintegrasi bagi mahasiswa.

Untuk memastikan kualitas pengembangan kurikulum, SKHB IPB menghadirkan pakar dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM), yaitu Dr. drh. Hery Wijayanto, M.P., sebagai narasumber utama. Beliau memberikan pemaparan komprehensif mengenai teknik pembuatan modul, penyusunan skenario pembelajaran, hingga sistem evaluasi pembelajaran khusus untuk sistem blok.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi penutupan yang dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan ,Prof drh Ni Wayan Kurniani Karja,MP, PhD,  dan alumni bersama Dekan SKHB IPB . Pelatihan selama dua hari ini menandai langkah krusial dalam masa transisi menuju implementasi Kurikulum 2025 (K2025) yang akan menggunakan metode blok pada Program Studi Sarjana Kedokteran Hewan mulai Tahun Ajaran 2026/2027. Melalui kolaborasi teknis dengan narasumber dari Universitas Gadjah Mada, SKHB IPB berupaya memastikan bahwa setiap modul, skenario, dan sistem evaluasi yang disusun telah memenuhi standar akademik yang tinggi.