Tentang Kami Program Studi Fasilitas Layanan Kehidupan Kampus Direktori Mahasiswa Event Kontak Akreditasi

Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis IPB University Selenggarakan Pelatihan Teknik Biopsi pada Kasus Tumor

Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University telah mengadakan pelatihan Continuing Professional Development (CPD) Oncology 1: Teknik Biopsi pada Kasus Tumor di RSHP SKHB IPB University, 27-28/07. Pelatihan ini merupakan kerjasama antara SKHB dengan IPB Training dan diikuti oleh 11 orang dokter hewan sebagai peserta dari berbagai wilayah. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mengasah keterampilan para dokter hewan sebagai bentuk pendidikan yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan ini Asisten Direktur Bidang Medik RSHP drh. Arni Diana Fitri, M.Si memberikan sambutan. “Dengan adanya pelatihan ini akan membuat kita lebih terampil, meningkatkan pemahaman teknik biopsi serta melakukan teknik pengambilan sampel yang tepat sasaran,” ungkap Arni.

Pelatihan hari pertama berisi pemaparan materi dari dua trainer yang berbeda. Trainer pertama, Prof. Dr. drh. Bambang Pontjo Priosoeryanto, M.S., Ph.D, menyampaikan dua materi, yaitu Basic Tumor Science dan Patologi Anatomi Tumor. Trainer kedua, drh. Vetnizah Juniantito, Ph.D menyampaikan dua materi, yaitu Diagnostic Approach Tumor dan Teknik Biopsi.

Pelatihan hari kedua berupa workshop yang didampingi oleh trainer drh. Vetnizah Juniantito, Ph.D, drh. Arni Diana Fitri, M.Si dan drh. Tri Isyani Tunggadewi, M.Si yang terbagi dua sesi yaitu workshop pagi dan siang. Workshop pagi untuk kegiatannya, yaitu pengambilan sampel biopsi dilanjutkan dengan workshop siang yaitu sitologi dan interpretasi.

Seluruh peserta sangat antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan pelatihan baik materi dan praktek yang diberikan oleh para trainer. Kegiatan pelatihan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan sertifikat peserta oleh Panitia.

“Kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat meningkatkan keterampilan dokter hewan dalam menangani kasus-kasus di klinik, terutama teknik pengambilan sampel,” ucap salah satu peserta. Seluruh kegiatan pelatihan dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (ns)